Rabu, 17 September 2014

Oh… Minyak Angin Cap Kapak… Sedari dulu, wangimu selalu saja begitu…



Bismillah…

Hey kawan, tahu nggak sih, pagi tadi, waktu naik bus, aku sebangku dengan seorang mbak-mbak cantik. Kalo dari roman muka sama gesture-nya, si mbak sepertinya berusia pertengahan tiga puluhan. Betewe, kenapa aku bilang mbaknya cantik? Karena dia perempuan, wakakaka. Abaikan.

Biar gak penasaran, kurang-lebih, berikut gambaran mbaknya: postur agak tinggi; rambut item lurus, tapi dipotong sangat pendek; pake jaket berbahan jeans pas badan warna coklat tua; celana panjang berbahan kain warna item; kacamata frame item, cukup kontras dengan kulit mbaknya yang putih. Tapiiiiii, ada satu hal yang agak ‘nyemplang’ dari penampilan si mbak cantik. Dan apakah itu? Mbaknya bau Minyak Angin Cap Kapak! Wakakaka.